Pola asuh demokratis adalah pola asuh yang memperioritaskan kepentingagu anak, akan tetapi tidak ragu-ragu mengendalikan mereka. Ciri pola asuh ini pada orang tua bahwa orang tua bersikap rasional, realistis terhadap kemampuan anak, memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih dan melakukan suatu tindakan, pendekatannya kepada anak bersifat Pola Asuh Demokratis Sebagai Praktik Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga – Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 3 Tahun 2022 p-ISSN 2656-8063 e-ISSN 2656-8071 Ada empat pola asuh anak usia dini yang umum diterapkan pada masa kini. Pola asuh tersebut adalah pola asuh otoriter, pola asuh permisif, pola asuh demokratis, dan pola asuh cuek. Keempatnya didasarkan pada karya psikolog Diana Baumrind, seorang psikolog tumbuh kembang dari University of California di Berkeley, pada 1960-an. Faktor eksternal misalnya kondisi ibu hamil, lingkungan tempat tinggal, pola asuh (otoriter, partipatif, demokratis atau permisif), pola makan, pemberian ASI yang adekuat, asupan nutrisi dan Metode Pola Asuh Anak. Berikut penjelasan dari perbedaan tiga pola asuh otoriter, otoritatif, dan permisif, sebagaimana dilansir dari penelitian Baumrind berjudul “Child Care Practices Anteceding Three Patterns of Preschool Behavior”: Pengasuhan otoriter identik dengan aturan ketat yang ditetapkan oleh orang tua terhadap buah hatinya. sCyRn5.

contoh pola asuh demokratis