Toolini bekerja optimal dalam bahasa Inggris sehingga cocok bagi Anda yang ingin go international. Nilai dan keunggulan bisnis adalah hal paling utama yang perlu dipertimbangkan dalam pembuatan slogan website. Iklan yang dipersonalisasi. Konten yang dipersonalisasi. Pengukuran iklan dan konten, insight audiens, dan pengembangan produk Lingkunganbisnis dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mempengaruhi sebuah aktivitas bisnis dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Faktor tersebut dapat dibagi ke dalam dua kategori, yaitu faktor dari dalam perusahaan (internal) serta faktor di luar perusahaan (eksternal). Oleh karena itu, lingkungan bisnis atau lebih dikenal dengan istilah business environment dapat Contohsurat lamaran pekerjaan dalam bahasa inggris beserta iklannya punya loker terbaru cute766 from i0.wp.com. Ketika membuat iklan dalam bahasa inggris, kamu harus membuat iklan yang kreatif dan bervariasi. 10+ Contoh Surat Undangan Pernikahan yang Baik dan Benar 50+ contoh iklan dalam bahasa inggris beserta surat lamarannya. Contoh iklan acara dalam bahasa inggris. Sudarsonopun sangat menyayangkan ketidaktelitian dalam penyusunan PP 75/2021. msn kembali ke Kemenkeu Kembali Terbitkan Obligasi Ritel Rp 13,91 T produk hukum yang tepat haruslah SeorangPR haruslah orang yang bisa dipercaya. Apa yang dikatakannya harus dilandasi oleh fakta dan bukan sekedar pemanis demi menaikkan popularitas perusahaannya. beragam perintis dan pemasar sukses yang telah memulai metode dan teknik dalam pemasaran online mencakup antara lain pembuatan situs web, iklan, artikel, dan lain-lain nNIB. – Berikut adalah Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Pengelolaan Bisnis Ritel XI Tentang Advertisiting dan personal selling dalam bisnis ritel yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda. Dengan adanya soal latihan ini semoga bisa sebagai bahan pembelajaran dan latihan sebelum menghadapi ujian. 1. Penerbitan iklan ritel yang dicetak menggunakan tinta pada kertas, diterbitkan berkala, misalnya mingguan, dwi mingguan, atau bulanan merupakan karakteristik … ritel A. Koran B. Poster C. Majalah * D. Reklame E. brosur 2. Berikut ini market place ritel di Indonesia yang ramai dan disukai konsumen pada era modern, kecuali … A. * B. C. D. E. 3. Di bawah ini yang bukan termasuk dalam keunggulan personal selling adalah …. A. Proses komunikasi face to face menjadikan konsumen potensial lebih memperhatikan pesan dari komunikator B. Dalam personal selling terjadi komunikasi searah, sehingga tidak dapat memungkinkan adanya dialog interaktif antara sales person dengan konsumen * C. Personal selling lebih memungkinkan untuk menyampaikan pesan yang kompleks mengenai suatu produk yang tidak dapat disampaikan melalui iklan D. Personal selling dapat mendesain cara penyampaian pesan yang berbeda sesuai dengan situasi dan kondisi audience E. Personal selling melibatkan komunikasi secara langsung dengan konsumen potensial, sehingga lebih bisa membujuk daripada alat-alat promosi lain 4. Berikut ini merupakan tahapan dalam penjualan personal atau personal selling, yaitu…. A. Kesadaran B. Kesukaan C. Pengetahuan D. Preferensi E. Semua jawaban benar * 5. Personal selling merupakan salah satu aspek penting dalam program …. A. Administrasi B. Keselamatan dan kesehatan kerja C. Selling hukum activity D. Promotionmix * E. Public relations 6. Berikut ini penampilan seorang pramuniaga ritel yang baik, kecuali …. A. Rias wajah sangat tebal, putih dan biar cantik * B. Rambut terawat, disisir rapi, dikucir bagi yang panjang dan memakai aksesoris rambut yang pantas C. Name tag selalu dipasang di dada sebelah kiri atas dalam posisi yang benar D. Memakai seragam secara lengkap, bersih dan rapi E. Perhiasan yang digunakan tidak berlebihan dan pantas 7. Perilaku yang harus dilakukan pramuniaga ritel yang baik , yaitu, kecuali …. A. Memberi senyuman B. Berbicara yang baik C. Memberi bantan kepada konsumen D. Menarik dalam berpenampilan E. Tidak menatap lawan bicara * 8. Berikut ini yang bukan merupakan tanggung jawab pramuniaga ritel, yaitu …. A. Melakukan upaya preventif untuk menanggulangi bahaya kebakaran B. Mencapai tingkat shrinkage Angka kehilangan barang C. Mencapai produktivitas kerja yang maksimal D. Memberi informasi yang salah kepada pelanggan yang penting untung banyak * E. Mencapai target penjualan 9. Berikut ini larangan bagi pramuniaga toko ritel yaitu …. A. idak berjalan beramai-ramai di area penjualan saat jam buka toko ritel B. Tidak membiarkan pelanggan menunggu terlalu lama * C. Tidak pernah bergerombol dan ngobrol berlama-lama di area kerja D. Meletakkan tangan di saku atau di belakang punggung saat melayani E. Sopan dan menjauhi berdebat dengan pelanggan 10. Berikut ini yang merupakan kegiatan pramuniaga sebelum toko ritel dibuka, yaitu …. A. Menyambut pelanggan denga senyuman dan sapaan yang ramah B. Mengucapkan terima kasih kepada pelanggan C. Membersihkan area penjualan * D. Mengambil alih tugas teman yang sedang cuti/off/sakit E. Mengisi kembali barang yang telah dijual BACA JUGA Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Pengelolaan Bisnis Ritel XI Tentang Undang-Undang Perlindungan Konsumen 11. Berikut yang merupakan kegiatan pramuniaga selama operasinal toko ritel, yaitu … A. Mengikuti meeting atau pengarahan B. Mengucapkan terima kasih kepada pelanggan C. Memperhatikan pengumuman dan acara promosi D. Membersihkan area penjualan E. Memeriksa persedian barang/stok barang * 12. Berikut ini yang bukan merupakan kegiatan pramuniaga menjelang tutup toko ritel, yaitu …. A. Menutup barang barang jualan dengan kain penutup B. Memastikan area penjualan aman dari bahaya kebakaran C. Memastikan area penjualan tetap bersih * D. Mengikuti pengarahan dari atasan E. Makan-minum, terima telepon lewat HP di counter 13. Tahap perilaku konsumen berupa memilih lokasi belanja yang dirasa cocok, lalu mendatangi toko yang dirasa cocok, memasuki toko, dan memilih produk yang dicari disebut … A. Transaction B. Communication C. Consumption * D. Product contact E. Store contact 14. Pelaku usaha ritel dibebaskan dari tanggung jawab atas kerugian yang diderita konsumen, apabila …. A. Barang tersebut dijual sudah kedaluwarsa B. Cacat timbul akibat ditaatinya ketentuan mengenai kualifikasi barang C. Kelalaian yang diakibatkan oleh pelaku usaha ritel D. Cacat barang timbul di kemudian hari * E. Kelalaian yang diakibatkan oleh konsumen 15. Iklan yang berisikan ilustrasi berupa gambar-gambar baik foto maupun grafis bisnis ritel dalam ukuran besar disebut iklan …. A. Tabloid * B. Display C. Baris D. Majalah E. televisi 16. Bentuk dari iklan ritel di radio, yaitu …. A. Gambar warna warni B. Suara manusia saja * C. Gambar produk dan tulsan aneka warna D. Tulisan/ketikan hitam putih E. Gamar dan suara 17. Berikut ini yang bukan merupakan cara untuk memahami isi dan makna iklan radio adalah …. A. Membaca iklan dengan penuh antusias B. Berkonsentrasi dalam mendengarkan iklan C. Iklan hanyalah memperkenalkan produk kurang bermutu * D. Menuis hal-hal penting dalam iklan E. Menyimak iklan yang didengarkan 18. Pokok pikiran yang digunakan dalam sebuah iklan dalam menentukan jenis iklan ritel disebut .… iklan A. Judul B. Huruf/tulisan C. Gambar D. Angka E. Tema * 19. Bahasa dalam membuat iklan ritel harus memiliki prinsip berikut …. A. Tidak merendahkan martabat Negara, agama, sulisa, adat, budaya, suku dan golongan B. Isi pernyataannya menjiwai asas persaingan yang curang atau tidak sehat C. Isi pernyataannya jauh dari unsur menyinggung perasaan * D. Tidak bertentangan dengan hokum yang berlaku E. Jujur dan bertanggung jawab 20. Iklan baris adalah iklan singkat yang terdiri atas beberapa baris dalam sebuah kolom khusus tertentu, iklan baris biasa ditemukan di … A. Reklame B. Koran * C. Radio D. Direct mail E. poster BACA JUGA Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Pengelolaan Bisnis Ritel XI Tentang Perilaku Konsumen dalam Bisnis Ritel 21. Di Indonesia, surat kabar biasanya disebut dengan istilah …. A. Koran * B. Reklame C. Tabloid D. Rubrik E. internet 22. Bahasa dalam pembuatan iklan ritel haruslah …. A. Sopan dan logis * B. Keras dan tegas C. Memakai bahasa daerah setempat D. Memakai bahasa gaul E. Memakai bahasa inggris 23. Iklan yang berisikan ilustrasi berupa gambar-gambar baik foto maupun grafis bisnis ritel dalam ukuran besar disebut iklan …. A. Televisi B. Tabloid * C. Majalah D. Baris E. display 24. Bentuk dari iklan ritel di radio, yaitu … A. Gambar dan suara B. Suara manusia saja * C. Gambar warna warni D. Gamabar produk dan tulisan aneka warna E. Tulisan/ketikan hitam putih 25. Berikut ini yang bukan merupakan cara untuk memahami isi dan makna iklan radio adalah … A. Menyimak iklan yang didengarkan B. Berkonsentrasi dalam mendengarkan iklan C. Membaca iklan dengan penuh antusias D. Iklan hanyalah memperkenalkan produk kurang bermutu * E. Menuis hal-hal penting dalam iklan 26. Personal selling merupakan salah satu aspek penting dalam program …. A. Promosi * B. Administrasi C. Mediasi D. Periklanan E. kehumasan 27. Berikut penampilan seorang pramuniaga retail yang baik, kecuali … A. Memakai seragam secara lengkap, bersih, dan rapi B. Perhiasan yang digunakan tidak berlebihan dan pantas C. Rias wajah yang tebal dan sangat mencolok * D. Name tag selalu dipasang didada sebelah kiri atas dalam posisi yang benar E. Rambut terawat, disisir rapi, dikucir bagi yang panjang dan memaki aksesori rambut yang pantas 28. Berikut kegiatan yang tidak termasuk aktivitas advertising penjualan retail adalah …. A. Membuat sebuah iklan usaha di koran B. Wawancara oleh salah satu stasiun televisi C. Kunjungan sales ke rumah-rumah menawarkan produk D. Menyiarkan produknya lewat iklan radio E. Servis gratik bagi pembeli dengan syarat tertentu * 29. Dibawah ini yang bukan termasuk kedalam tugas personal selling yaitu …. A. Mencari calon pembeli B. Komunikasi C. Penjualan D. Pelayan E. Mengembangkan * 30. Personal selling dalam lingkup usaha bisnis ritel merupakan bagian dari kegiatan promosi yaitu cara untuk memperkenalkan dan menarik minat konsumen terhadap produk yang ditawarkan secara …. A. Online B. Tatap muka * C. Iklan D. Bersamaan E. Menarik Itu lah Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Pengelolaan Bisnis Ritel XI Tentang Advertisiting dan personal selling dalam bisnis ritel semoga bermanfaat dan bisa menjadi bahan latihan untuk mengasah materi lebih dalam. Semoga bermanfaat. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikankesempatan, kesehatan dan karuniaNYA, sehingga kami dapat menyelesaikan bahanajar berupa Modul Pengelolaan Bisnis Ritel Kelas XI Semester Genap untuk PesertaDidik SMK PGRI Batang. Modul Pengelolaan Bisnis Ritel dengan materi pembelajaran dibuat sesuaidengan KI KD yang telah dianalisis sebelumnya, disusun guna memenuhi kebutuhanbahan belajar bagi peserta didik SMK PGRI Batang kelas XI Kompetensi KeahlianBisnis Daring dan Pemasaran. Kegiatan pembelajaran berisi bahan atau materi yang bersifat teoritis untukranah pengetahuan dan cara`kerja untuk ranah keterampilan. Modul ini disertaidengan soal-soal yang didasarkan pada konsep yang dibahas sebagai alat ukurkemampuan pengetahuan peserta didik setelah mempelajari modul. Dalam pengembangan bahan ajar, kami berupaya menyusun materi yangtermuat dalam modul disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi yang harus dicapai,sesuai dengan referensi yang relevan. Pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terimakasih kepada semuapihak yang telah mendukung sehingga modul ini dapat diselesaikan tepat modul yang kami susun dapa bermanfaat bagi peserta didik dalammengembangkan kemampuan pengetahuan dan keterampilannya. Batang, Januari 2020 Penyusun iiDAFTAR ISIKATA PENGANTAR ......................................................... iiDAFTAR ISI ........................................................................ iiiLEMBAR PENGESAHAN ................................................. ivLEMBAR PUBLIKASI ........................................................ vKOMPETENSI INTI . .......................................................... viKOMPETENSI DASAR ...................................................... viiPETA KEDUDUKAN MODUL . ........................................ viiPETUNJUK PENGGUNAAN MODUL . ........................... BELAJAR 1 ............................................... 1 1. Modul Adverising ........................................................... 1 2. Peta Konsep ................................................................... 2 3. Materi advertising ......................................................... 3 4. Rangkuman . ................................................................... 11 5. Soal tes formatif . ............................................................12 6. Kunci jawaban ................................................................15 7. Skor Penilaian . ............................................................... BELAJAR 2 ............................................... 17 1. Modul Personal Selling ................................................... 17 2. Peta Konsep ................................................................... 18 3. Materi advertising ......................................................... 19 4. Rangkuman . ................................................................... 28 5. Soal tes formatif . ............................................................29 6. Kunci jawaban ................................................................32 7. Skor Penilaian .................................................................33C. KEGIATAN BELAJAR 3 . .............................................34 1. Modul Promosi Penjualan ...............................................34 2. Peta Konsep ...................................................................35 3. Materi Promosi Penjualan .............................................36 4. Rangkuman . ...................................................................41 5. Soal tes formatif . ............................................................42 6. Kunci jawaban ................................................................45 7. Skor Penilaian . ...............................................................45D. KEGIATAN BELAJAR 4 . .............................................46 1. Modul Public Relation ....................................................46 2. Peta Konsep ...................................................................47 3. Materi public relation ....................................................48 4. Rangkuman . ...................................................................63 iii5. Soal tes formatif . ............................................................65 6. Kunci jawaban ................................................................70 7. Skor Penilaian . ............................................................... ........................................................................72 1. Tes Sumatif ..................................................................72 2. Kunci Jawaban . .............................................................78 3. Skor Penilaian . ..............................................................79DAFTAR PUSTAKA ..........................................................80 ivLEMBAR PENGESAHANMODUL PEMBELAJARANMata Pelajaran Pengelolaan Bisnis RitelKelas/Semester XI / 2Program Keahlian Bisnis Daring dan PemasaranSekolah SMK PGRI BATANGTahun Pelajaran 2020/2021 Disusun oleh Nama Novita Maulidah, Batang, 22 Januari 2020Kepala SMK PGRI BATANG Kepala PerpustakaanAstika Rahmi Diyah Utami, Gr Frida Kuswardhani, vLEMBAR PUBLIKASIYang bertanda tangan dibawah kepala perpustakaan SMK PGRI BATANGmenyatakan bahwa 1. Identitas Penelitian Nama Novita Maulidah, Unit Kerja SMK PGRI BATANGTelah membuat modul Mata Pelajaran Pengelolaan Bisnis Ritel kelas XI padaKompetensi Keahlian BIsnis Daring dan modul yang sudah dipublikasi dan didokumentasikan di perpustakaan SMKPGRI BATANG. Batang, 22 Januari 2020 Kepala Perpustakaan Frida Kuswardhani, viKOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASARA. Kompetensi Inti KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitifsesuai dengan bidang dan lingkup kerja Akuntansi dan Keuangan Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional. KI 4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. viiKOMPETENSI DASARKOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR PENGETAHUAN KETERAMPILAN Menganalisis advertising dalam Melakukan advertising dalambisnis ritel bisnis Menganalisis personal selling Melakukan personal sellingdalam bisnis ritel dalam bisnis Menganalisis sales promotion Melakukan sales promotiondalam bisnis ritel dalam bisnis Menganalisis public relation Melakukan public relation dalamdalam bisnis ritel bisnis ritel viiiPETA KEDUDUKAN MODUL ixPETUNJUK PENGGUNAAN MODULA. Panduan penggunan bagi peserta didik Agar anda dapat mempelajari buku ini lebih baik perhatikan petunjuk berikut • Baca dan pahami buku ini mulai dari halaman pertama • Pahami istilah-istilah yang terdapat pada glossary • Pahami setiap tujuan dari setiap kegiatan belajar • Kerjakan setiap tugas pada pada setiap kegiatan belajar Tidak dibenarkan melanjutkan kepada kegiatan belajar berikutnya, apabila pada kegiatan belajar yang bersangkutan belum tuntasB. Peran guru dalam proses pembelajaran • Membantu siswa dalam merencanakan proses pembelajaran • Membimbing siswa melalui tugas-tugas yang dijelaskan dalam tahap belajar • Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru, serta menjawab pertanyaan siswamengenai proses belajar siswa • Membantu siswa untuk menentukan dan menganalisa sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar • Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan • Merencanakan untuk mendatangkan narasumber untuk membantu jika diperlukan • Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkatnya dan melaksanakan penilaian • Menjelaskan kepada siswa mengenai bagian yang perlu dibenahi dan membandingkan rencana pembelajaran selanjutnya • Mencatat pencapaian kemajuan belajar siswa dan menindak lanjuti hasil pencapaian kemajuan belajar siswa xTujuan PembelajaranSetelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu 1. Mengidentifikasi pengertian advertising 2. Mengidentifikasi tujuan periklanan 3. Menjelaskan manfaat advertising 4. Menganalisis sifat-sifat periklanan 5. Menganalisis media iklan berupa media cetak, media elektronik, dan media di luar ruangan. 1PETA KONSEP 2A. Uraian Materi Gambar periklanan merupakan aktivitas yang ditujukan untuk mempengaruhi konsumen supaya tertarik dengan produk tertentu. A. Konsep Periklanan dalam Bisnis Ritel Secara umum, iklan berwujud penyajian informasi nonpersonal tentang suatu produk, merek, perusahaan, atau toko yang dijalankan dengna kompensasi biaya tertentu. Pada sadarnya iklan merupakan suatu proses komunikasi yang bertujuan untuk membujuk orang untuk mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pembuat iklan. Berikut ini disajikan definisi iklan menurut para ahli 1. Kotler Periklanan merupakan betook penyajian dan promosi tentang ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu spomsor tertentu yang memerlukan pembayaran. 2. PPPI Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia Periklanan adalah segala betook pesan tentang suatu produk yang disampaikan melalui suatu media, dibiayai oleh pemrakarsa dan ditujukan untuk sebagian atau seluruh masyarakat. Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa peiklanan periklanan adalah penyajian materi secara persuasif kepada publik melalui media massa dengan tujuan untuk mempromosikan barang atau jasa. Periklanan merupakan salah satu media promosi dalam dunia bisnis ritel 3atau pemasaran, pemasaran yaitu kegiatan dalam mempromosikan suatu barang atau jasa. Tetapi tidak hanya cukup mempromosikan, tetapi pemasaran itu sendiri diartikan bahwa bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Iklan sendiri bukan hanya dari tv tetapi bisa di koran, radio, kampanye pejualan langsung, dan sebagainya. Saat ini dunia bisnis ritel berlangsung dalam suatu iklim persaingan yang kompetitif. Untuk memenangkan persaingan yang kompetitif tersebut, perusahaan dituntut untuk terus-menerus melakukan perbaikan-perbaikan, penyempurnaan, bahkan terobosan-terobosan baru untuk produk dan layanannya. Selain itu, peran strategi promosi sangat penting dijalankan suatu perusahaan untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidup bisnisnya serta dapat unggul dari setiap pesaing yang ada. Salah satu strategi promosi yang dapat diterapkan oleh suatu perusahaan yaitu dengan menggunnakan periklanan. Tren periklanan kini mengalami perkembangan seiring berkembanganya teknologi komunikasi. Stratgei periklanan konvensional menggunakan media cetak seperti korab, majalah, media luar ruang, door to door sudah mulai dikurangi dan bahkan ditinggalkan oleh pemasar/pelaku bisnis. Salah satu alasan utamanya adalah menyesuaikan perkembangan lingkungan di mana saat ini telah memasuki era layar sentuh. Perusahaan tentu saja akan tertinggal apabila tidak berinovasi dan mengikuti perkembangan Tujuan Periklanan a. Tujuan periklanan secara umum meliputi hal-hal sebgaai berikut 1 Menginformasikan informing yaitu berkaitan dengan memberitahukan kepada konsumen mengenai produk, harga, cara kerja produk, kegunaan, manfaat dan membangun citra perusahaan. 2 Membujuk pelanggan persuading yaituberkaitan dngan mengubah persepsi pelanggan terhadap produk. 3 Mengingatkan reminding yaitu berkaitan dengan bgaimana perusahaan dalam menjaga pemikiran konsumen untuk memilih produk dari perusahaan tersebut. 4C. Manfaat Periklanan Manfaat periklanan bagi penjualan perusahaan sebagai berikut a. Sebagai pembuka pintu bagi pembeli Periklanan berguna bagi pembuka jalan bagi sales executive untuk mendapatkan calon pembeli. b. Mempererat hubungan antara penjual dan calon pembeli Ini terjadi apabila calon pembeli sudah berkomitmen untuk membeli suatu produk yang diiklankan. Pengambilan keputusan pembelian untuk barang modal dengan teknologi tinggi dan berharga mahal biasanya membuthkan waktu yang lama. Selam proses pengambilan keputusan pembelian, manajer penjualan, bagian produksi, dan sales executive harus berkali-kali mengunjungi calon pembeli. c. Meningkatkan hubungan dengan pelanggan Iklan yang menampilkan macam variasi produk dapat memberikan informasi terlebih dahulu kepada pelanggan. Dengan dukungan iklan yang tepat, perusahaan dapat menjual banyakkepada pelanggan dan sekaligus mengaktifkan pelanggan Sifat-sifat Periklanan Periklanan merupakan salah satu komponen promosi yang sering digunakan oleh perusahaan. Periklanan sebagai alat komunikasi yang persuasif meiliki sifat-sifat terrtentu. Sifat-sifat periklanan menurut Philip Kotler 2001 725 adalah sebagai berikut a. Presentasi publik Merupakan cara komunikasi yang bersift umum. Dengan cara ini, pembeli mengetahui bahwa motif mereka untuk membeli produk tersebut akan dipahami secara umum. b. Daya serap tinggi Data serap tiggi memungkinkan penjual untuk mengulang suatu pesan berkali-kali. Iklan berskala besar yang dilakukan oleh penjual 5menunjukkan sisi positif tentang kekuatan dan keberhasilan penjual seller produk yang bersangkutan. c. Memperkuat ekspresi Iklan memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan kelebihan produk melalui penggunaan media cetak, suara, dan warna. Namun, cara ini harus dilakukan dalam proporsi yangs eimbang agar perhatian pembeli tidak teralihkan dari pesan yang ingin disampaikan. d. Tidak bersifat pribadi Periklanan adalah alat membujuk yang bersifat umum. Oleh sebab itu, audience tidak merasa perlu menaruh perhatian. Komunikasi berlangsung satu arah da bersifat tidak Syarat-syarat periklanan periklanan Syarat-syarat periklanan yaitu a. Pilihan kata yang digunakan harus tepat, menarik, sopan, dan logis. b. Uangkapan dan majas yang digunakan harus memikat dan sugestif. c. Disusun secara singkat dan menonjolkan bagian-bagian yang penting. d. Iklan harus dibuat secara objektif dan jujur. e. Iklan harus dibuat dengan singkat dan jelas. f. Tidak menyinggung golongan tertentu atau produsen lain. g. Menarik perhatian banyak Tipe-tipe Periklanan Menurut Buchari Alma 2000 1135, terdapat enam tipe periklanan yaitu sebgai berikut a. Price periklanan yaitu advertisisng yang menonjolkan harga yang menarik b. Brand periklanan yaitu periklanan yang memberikan kesan atas nama brand kepada pembaca atau pendengarnya c. Quality periklanan yaitu periklanan yang mencoba menciptakan kesan bahwa produk yang diiklankan memiliki mutu tinggi 6d. Product periklanan yaitu periklanan yangbebrusaha mempengaruhi konsumen dengan menonjolkan manfaat dari pemakaian suatu produk e. Insttutional periklanan yaitu periklanan yang menonjolkan nama dari perusahaan dengna harapan agar konsumen mempunyai kesan mendalam tentang nama perusahaan tersebut seklaigus menjadi jaminan mutu f. Prestige periklanan yaitu periklanan yang berusagha memberikan fashion pada suatu produk atau mendorong masyarakat mengasosiasikan produk tersebut dengan kekayaan atau kedudukanG. Media Iklan Media iklan adalah sarana komunikasi yang digunakan untuk menyebarluasaa pesan-pesan iklan. Pada prinsipnya bentuk fisik dibagi menjadi dua, yaitu media cetak dan elektronik. 1 Media cetak Media cetak adlaah mesia statis yang mengutamanakan pesan-pesan visual yang dihasilkan dari proses percetakan. a. Surat kabar Merupakan salah satu media periklanan yang bisa digunakan untuk emperkenalkan penjualan barang ritel. Kelebihannya adalah tepat waktu, jangkauannya luas, sangat dipercaya, dan fleksibel. Kekurangannya adalah jangka waktunya pendek dan penerus ke audience kecil. b. Majalah Majalah sering digunakan untuk memasarkan produk ritel dan usaha ritel dengan gambar dan desain yang menarik. Kebelihannya adalah memiliki jangka waktu panjang, mutu reproduksi tinggi, mempunyai kredibilitas dan gengsi, serta pilihan demografis dan geografisnya tinggi. Kekurangannya adlah terdapat 7kemungkinan peredarannya menjadi sia-sia jika tidak ada jaminan posisi produk. c. Brosur Kelebihannya adalah memiliki kelenturan yang sangat tinggi, sangat terkendali, peluang interaktif, dan biaaya relatif murah. Kelemahannya adalah produksi yang berlebihan dapat menyebabkan pemborosan biaya, pembeli malas membaca isi brosur. d. Tabloid Tabloid merupakan media yang paling banyak dipakai untuk periklanan Media elektronik Media elektronik adalah media iklan yang proses kerjanya didasari oleh prinsip elektronik dan elektromagnetik. a. Radio Jenis iklan radio terdiri atas hal-hal sebagai berikut 1 Ad lib, yaitu iklan disampaikan langsung oleh peniar dalam siaran perkataan yang biasanya tidak lebih dari satu menit 2 Spot, yaitu iklan disampaikan melalui rekaman yang telah direkam sebelumnya. Durasi berlangsung antara 15-60 detik 3 Sponsor program, yaitu pemberian waktu khusus kepada sponsor untuk menyampaikan pesan dengan cara membiayai suatu program acara radio. b. Televisi Iklan televisi dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu 1 Live action,yaitu video klip iklan yang melibatkan unsur gambar, suara, dan gerak secara bersamaan. 2 Animation, yaitu iklan yang dibangun berdasarkan gambar- gambar kartun, baik yang digambar menggunakan tangan maupun komputer. 83 Stop action, yaitu iklan televisi yang memadukan live action dan teknik animasi sehingga memberikan efek dramatis. 4 Musik, yaitu iklan televisi yang disampaikan melalui musik. 5 Superimposed, yaitu iklan televisi yang diperlihatkan di atas gambar lain. 6 Sponsor program, yaitu iklan televisi yang muncul di suatu program televisi. 7 Running text, yaitu iklan televisi yang memperlihatkan pesan ditampilkan secara perlahan dari layar sebelah kanan lalu menghilang disebelah kiri. 8 Caption, yaitu iklan televisi yang menyerupai superimposed, hanya saja pesan yang digunakan berupa tulisan. 9 Backdrop, yaitu iklan televisi yang memperlihatkan pesan iklan ditampilan pada latar belakang acara yang diadakan. 10 Credit title, yaitu iklan televisi yang memperlihatkan pesan iklan ditampilkan pada bagian akhi ketika acara selesai. 11 Ad lip, yaitu iklan televisi di mana pesan iklan diucapkan oleh penyiar secara langsung di suatu program acara. 12 Property endorsment, yaitu iklan yang berbentuk dukungan sponsor yang diperlihatkan pada bagian hal yang digunakan sebagai kelengkapan property siaran atau yng digunakan oleh artis atau penyiar soft campaign 13 Promo ad, yaitu iklan yang dilakukan oleh pengelola televisi untuk mempromosikan acara-acara dengan harapan pemirsa tertarik menonton acara yang Iklan film Iklan film hadir dalam produk film atau sinema. Biasanya iklan ditampilkan sebelum film diputar. Iklan biasanya berupa property endorsment dan live actiond. Internet Jenis iklan melalui media internet adalah sebagai berikut 91 Website, yaitu situs yang secara keseluruhan memuat iklan. 2 Banner dan tombol, banner yang dimasukkan adalah berupa billboard mini yang tersebar pada satu halaman web. Adapun button atau tombol seringkali berupa ikon kecil yang apabila diklik langsung terarah padaa situs iklan atau halaman baru. 3 Sponsorship, pada iklan ini sponsor membiayai penuh seluruh halaman dari pembuatan situs. 4 Search engine marketing, yaitu iklanyang muncul pada saat seorang menggunakan search engine berupa hasil pencarian 5 Clssifield ads, yaitu iklan serupa seperti yang ada dalam koran, berbentuk baris, dan biasanya garis. 6 Email periklanan, yaitu iklan yang dikirimi melalui email kepada konsumen yang memang Media iklan luar ruangan outdoor periklanan a. Iklan outdoor standar Iklan ini berupa balihobesar dengan berbagai ukuran. b. Iklan transit Meliputi iklan pada bus, taksi, terminal, stasiun, dan sebagainya. c. Bilboard Iklan luar yang berbentuk seperti poster, tetapi memiliki ukuran yang cukup besar dan dipasang di tempat-tempat keramaian, seperti pasar, terminal, stasiun, dan jalan raya d. Display Yaitu iklan yang terdapat pada layar-layar di luar ruangan. 10RANGKUMAN1. Periklanan adalah suatu bentuk sarana komuniaksi massa yang bertujuan membujuk audiences atau pembaca agar membeli produk yang Sifat-siat periklanan, presentasi publik, daya serap tinggi, memperkuat ekspresi dan tidak bersifat Enam tipe adverising menurut Buchari Alma, yaitu price periklanan, brand periklanan, product periklanan, institutional periklanan, prestige periklanan, dan quality periklanan4. Media iklan adalah sarana komuniakasi yang bertujuan untuk menyebarluaskan pesan-pesan iklan. Pada prinsipnya, jenis mediadalam bentuk fisik dibagi menjadi 2 yaitu media cetakadan elektronik5. Media iklan luar ruangan adalah iklan yang menjangkau audience yang berada di luar rumah, yaitu outdoor standar, iklan transit,billboard, dan display. 11TES FORMATIFPilihan GandaPilihlan salah satu jawaban yang tepat dengan memberi tanda silang X padajawaban A, B, C, D, atau Berita pesanan yang digunakan untuk memperkenalkan sebuah produk ritel disebut....... a. Penjualan b. Iklan c. Manajerial d. Barang dagangan e. Sponsor2. Iklan yang dibuat dan dipasang dengan menggunakan teknik cetak, baik cetak teknologi sederhana maupun tinggi disebut iklan......... a. Internet b. Baris c. Cetak d. Elektronik e. Baliho3. Bahasa dalam pembuatan iklan ritel haruslah........... a. Memakai bahasa inggris b. Memakai bahasa daerah setempat c. Keras dan tegas d. Memakai bahasa gaul e. Sopan dan logis4. Iklan yang berisikan ilustrasi berupa gambar-gambar baik foto maupun grafis bisnis ritel dengan ukuran besar disebut iklan..... a. Televisi b. Tabloid c. Majalah d. Display e. Baris5. Bentuk dari iklan ritel di radio yaitu..... a. Gambar dan suara b. Suara manusia saja c. Tulisan/ ketikan hitam putih d. Gambar warna warni e. Gambar produk dan tulisan aneka warna 126. Pokok pikiran yang digunakan dalam sebuah iklan dalam menentukan jenis iklan ritel disebut.......iklan a. Judul b. Gambar c. Tema d. Angka e. Huruf/tulisan7. Iklan baris adalah iklan singkat yang terdiri atas beberapa baris dalam sebuah kolom khusus tertentu, iklan baris biasa ...... a. Poster b. Reklame c. Direct mail d. Koran e. Radio8. Penerbitan iklan ritel yang dicetak menggunakan tita pada kertas, diterbitkan berkala misalnya mingguan, dwimingguan, atau bulanan merupakan karakteristik ......... ritel a. Koran b. Majalah c. Poster d. Reklame e. Brosur9. Iklan yang terdiri dari lapora neraca keuangan dan kadang kala terdapat penawaran saham disebut..... a. Iklan prestise b. Iklan advokasi c. Iklan pembelaan d. Iklan penawaran akuisisi e. Iklan keuangan10. Suatu cara pelayanan dibuat dan dsampaikan dalam kegiatan pemasaran dinamakan........ a. Place b. People c. Physical evidance d. Process e. Productivity 13B. Essay 1. Jelaskna definisi peiklanan dalam bisnis ritel! 2. Mengapa para pengecer memakai televisi dalam promosi usaha ritelnya? Jelaskan pendapatmu! 3. Sebutkan sifa-sifat periklanan yang Anda ketahui! 14KUNCI JAWABANPilihan GandaNo Jawaban No Jawaban1. B 6. C2. C 7. D3. E 8. B4. D 9. E5. B 10. EEssay1. Periklanan adalah penyajian materi secara persuasif kepada publik melalui media massa dengan tujuan untuk mempromosikan barang atau Para pengecer memakai televisi dalam promosi usaha ritelnya karena iklan di televisi mengandung unsur suara, gambar dan gerak. Selain itu produk yang diiklankan akan tampil biasanya diiklankan oleh artis yang sedang naik daun sehingga lebih menarik konsumen untuk Sifat-sifat periklanan yaitu a. Presentasi publik b. Daya serap tinggi c. Memperkuat ekspresi d. Tidak bersifat pribadi 15PENILAIANUntuk pilihan ganda = Jawaban benar x 1 = 10 x 1 = 10Untuk EssayNo Keterangan Skor 301. a. Siswa mampu menjelaskan pengertian periklanan 25 dengan benar 5 0 b. Siswa kurang benar dalam menjelaskan pengertian 30 periklanan 25 5 c. Siswa tidak mampu menjelaskan pengertian 0 periklanan 30 25 d. Tidak menjawab 5 02. a. Siswa mampu menganalisis studi kasus dengan 90 benar b. Siswa kurang benar dalam menganalisis studi kasus c. Siswa tidak mampu menganalisis studi kasus d. Tidak menjawab3. a. Siswa mampu menyebutkan sifat-sifat iklan dengan benar b. Siswa kurang benar menyebutkan sifat-sifat iklan c. Siswa tidak mampu m menyebutkan sifat-sifat iklan d. Tidak menjawab Total maksimal essayNilai Akhir Maksimal = jumlah nilai pilihan ganda + jumlah nilai essay = 10 + 90 = 100 16Tujuan PembelajaranSetelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu 1. Mendefinisikan pengertian personal selling 2. Menjelaskan tujuan dan fungsi personal selling 3. Menganalisis jenis-jenis personal selliing 4. Menganalisis sifat-sifat personal selling 5. Menganalisis kelebihan dan kekurangan personal selling 6. Melakukan personal selling dalam kehidupan sehari-hari 17PETA KONSEP 181. Uraian Materi Perhatikan kutipan berita dibawh ini! Sumber Perhatikan uraian di bawah ini! Tenaga personal selling harus memiliki positiveness atau rasa positif, artinya mampu menciptakan kejujuran di kedua belah pihak. Rasa positif dapat menciptakan sebuah dialog yang lebih akrab, terbuka dan saling percaya. Selain itu, tenaga personal selling harus dapat melihat dan menilai setiap calon konsumen tanpa membedakan dari daya dan penampilan. Banyak terjadi, penampilan fisik tidak berbanding lurus dengan daya beli. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak mungkin tenaga personal selling dapat melaksanakan tugasnya dengan baik jika tidak 1. mPeemngileirktiian kPeemrsaomnapluaSnellinkgomunikasi antar pribadi yang baik. Artikel ini telah tayang di dengan judul ""Personal Selling" Komunikasi Mesra Para Pemasar ", Klik untuk baca 19 Download aplikasi untuk akses berita lebih mudah dan cepatA. Pengertian Personal Selling Penjualan perorangan personal selling merupakan salah satu kunci sukses usaha ritel. Karena dengan personal selling yang baik pembeli bosa senang membeli serta menjadi pelanggan setia. Dalam dunia ritel, personal selling merupakan bagian dari kegiatan promosi yaitu cara untuk memperkenalkan dan menarik minat konsumen terhadap produk yang ditawarkan secara bertatap muka. Promosi ini merupakan salah satu variabel di dalam marketing mix yang sangat penting dalam menawarkan produknya. Personal selling pada hakikatnya merupakan bagian dari alat promosi yang ifatnya secara lisan, baik kepada seseorang maupun lebih calon pembeli dengan maksud untuk menciptakan terjadinya transaksi pembelian yang saling menguntungkan antara pihak ritel dengan pembeli toko ritel modern. Kotler dan Keller menyatakan bahwa personal selling adalah interaksi langsung dengan satu atau lebih calon pembeli guna melakukan presentasi, menjawab, dan menerima pesan. Sedangkan menurut Basu Swastha menyatakan bahwa personal selling adalah interaksi individu saling bertemu bertatap muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai, dan mempertahankan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain. Dapat disimpulkan bahwa personal selling adalah interaksi yang melibatkan dua orang atau lebih dengan tatap muka yang melibatkan pikiran serta emosi untuk mempromosikan atau melakukan penjualan. Promosi penjualan yang dilakukan dengan dua arah dan dinilai lebih efektif dalam 20memasarkan produk ritel, karena tujuan akhir dalam suatu promosi adalah melakukan penjualan. Selain itu personal selling merupakan aktivitas komunikasi antara produsen yang diwakili oleh tenaga penjual dengan konsumen potensial yang ,elibatkan pikiran dan emosi, serta tentu saja berhadapan langsung face to face. Oleh karena berhadapan langsung dengan konsumen potensial, personal selling mempunyai kelebihan dibandingkan dengan alat promosi Tujuan, dan Fungsi Personal Selling Tujuan personal selling adalah melakukan penjualan dengan menanamkan pilihan pembeli, keyakinan pembeli, dan tindakan pembeli pada tingkat tertentu dalam proses pembelian. Menurut Saladin, tugas bagian personal selling adalah sebagai berikut 1 Mencari calon pembeli prospecting Personal selling mencari pelanggan bisnis baru yang kemudian dijadikan sebagai pelanggan bisnis potensial bagu usaha ritelnya. 2 Komunikasi communicating Personal selling memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan bisnis ritel tentang produk yang jelas dan tepat. 3 Penjualan selling Personal selling harus tahu seni menjual, mendekati pelanggan bisnis sasaran, mempresentasikan produk, menjawab keberatan-keberatan, menutup penjualan. 4 Mengumpulkan informasi information gathering Personal selling melakukan riset pasar sehingga mendapatkan informasi tentang pelanggan bisnis ritel. 5 Pelayanan servicing Personal selling melakukan pelayanan kepada pelanggan bisnis, mengkomunikasikan masalah pelanggan bisnis, memberikan bantuan teknis, dan melakukan pengiriman. 216 Pengalokasian allocation Personal selling memutuskan siapa pelanggan bisnis yang akan lebih dulu memperoleh produk jika terjadi kekurangan produk pada produsen. Hal ini dipertimbangkan berdasarkan prioritas. 7 Targeting, yaitu mengalokasikan kelangkaan waktu penjual demi Jenis-jenis Personal Selling Menurut Saladin 1991 163, beberapa bentuk kegiatan dalam melaksanakan personal selling adalah sebagai berikut a Field selling, yaitu penjualan yang dilakukan di luar perusahaan dengan mendatangi konsumen dari rumah ke rumah atau dari perusahaan ke perusahaan lainnya. Field selling meliputi hal-hal sebagai berikut 1 Penjualan langsung, yaitu penjualan yang dilakukan dari rumah ke rumah untuk menjajakan barang jualan. Jenis penjualan ini sangat menghabiskan banyak waktu dan tenaga. 2 Penjualan otomatis, yaitu pejualan yang dilakukan dengan menggunakn mesin yang dipasang secara otomatis dan dapat memberikan pelayanan selama 24 jam. Contoh menggunakan Vending Machine. 3 Jasa pembelian, yaitu badan usaha yang memberikan produknya berupa jasa, seperti sekolah, rumah sakit, asuransi, dan bank. b Retail selling, yaitu penjualan yang dilakukan dengan melayani konsumen yang datang ke perusahaan. c Executive selling, yaitu hubungan yang dilakukan oleh pemimpin perusahaan dengan pemimpin perusahaan lainnya atau dengan pemerintah dengan tujuan melakukan Sifat-sifat Personal Selling Personal Selling merupakan salah satu alat promosi yang paling efektif terutama dalam bentuk preferensi, keyakinan dan tindakan pembelian. 22Dalam prakteknya, personal selling memiliki sifat-sifat khusus diantaranyasebagai berikuta Konfrontasi Personal Personal Confrontation, yaitu adanya hubungan yang hidup, langsung, dam interaktif antar 2 orang atau Pengembangan Cultivation, yaitu memungkinkan timbulnya berbagai jenis hubungan mulai dari hubungan penjualan sampai dengan hubungan Tanggapan Response, yaitu situasi yang seolah-olah mengharuskan pelanggan untuk mendengar, memperhatikan, dan menanggapi. Kriteria pekerja personal selling sebagai berikuta Salesmanship Penjual harus memiliki pengetahuan tentang produk dan menguasai seni menjual seperti cara mendekati pelanggan, memberikan presentasi dan demonstrasi, mengatasi penolakan pelanggan dan mendorong Negotiating Penjual harus mempunyai kemampuan untuk bernegosiasi tentang syarat- syarat Relationship Marketing Penjual harus tahu cara membina dan memelihara hubungan baik dengan para pelanggan. Berdasarkan tugas dan posisinya, pejual dapat diklasifikasikan menjadi enam macam tipe, yaitu1 Deliverer driver sales person, yaitu penjual yang tugas utamanya mengantar produk ke tempat Order getter, yaitu penjual yang mencari pembeli atau mendatangi pembeli sifat kerjanya di luar.3 Order taker, yaitu penjual yang melayani pelanggan di dalam outlet sifat kerjanya di dalam.4 Missionary sales people merchandiser, retailer, yaitu penjual yang ditugaskan untuk mendidik/ melatih dan membangun goodwill dengan pelanggan atau calon pelanggan. Contohnya melatih wiraniaga perantara, menjelaskan program promosi perusahaan kepada perantara. 235 Technical specialist technician, yaitu penjual yang harus memiliki atau memberikan pengetahuan teknis kepada Demand creator, yaitu penjual yang harus memiliki kreativitas dalam menjual produk tangible dan intangible.Kerjakan tugas berikut secara browsing internet mengenai seluk beluk personal selling dalambisnis ritel serta karakteristiknya yang membedakan denganbisnis hasilnya dalam tabel berikut Personal Selling bisnis ritel Karakteristik.......................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... ..........................................................E. Keuntungan dan Kelemahan Penggunaan Personal Selling Berikut ini merupakan keuntungan dalam penggunaan personal selling dalam bisnis ritel. a Salesman mencari dan memilih calon pembeli potensial, sehingga kemungkinan terjadinya penjualan lebih besar. b Dapat memperagakan cara-cara penggunaan barang secara langsung kepada calon pembeli, sekaligus menonjolkan kelebihan produk-produk tersebut. c Dapat memberikan jawaban-jawaban kepada calon pembeli dan memberikan penjelasan atas keluhannya dan dengan keterampilannya salesman dapat membuat calon pembeli yang semula tidak tertarik untuk membeli produk tersebut. 24d Dapat membantu calon pembeli dengan memberikan petunjuk atau nasehat tentang jenis barang yang akan dibeli. e Salesman dapat mengunjungi langganan secara teratur, menanyakan pesanan-pesanan selanjutnya, sehingga langganan tidak sampai kehabisan barang dan perusahaan dapat meningkatkan penjualannya. Sedangkan kelemahan personal selling adalah sebagai berikut a. Biaya operasi yang cukup tinggi. b. Sulit mendapatkan salesman yang ahli dibidangnya. c. Terbatasnya waktu pelatihan. d. Biaya operasional personal selling relatif mahal. e. Kesetiaan pelanggan dapat hilang ketika tenaga penjual pensiun atau keluar dari Proses Personal Selling Proses personal selling melalui beberapa tahapan sebagai berikut a. Persiapan sebelum penjualan presale preparation Pada tahap ini, perusahaan harus mempersiapkan tenaga penjualnya. Tenaga penjual harus memiliki pengetahuan tentang produk yang dijual, pasar yang dituju, keadaan persaingan, prinsip penjualan, dan sebagainya yang berhubungan dengan kegiatan penjualan. Upaya ini dapat dilakukan melalui pelatihan training yang diberika kepada tenaga penjual. b. Pendekatan individu preapproach to individual prospect Sebelum melakukan penjualan, tenaga penjual perlu mem[elajari individu, instansi, atau perusahaan potensial. Contohnya, kebiasaan pembeli, kesukaan dan selera, barang-barang yang digunakan, dan respon konsumen terhadap produk yang ditawarkan. c. Penjualan Penjualan dilakukan dengan memikat atau menarik perhatian konsumen, berusaha mengetahui kebutuhan konsumen, dan diiringi dengan penjualan produk. 25d. Pelayanan purnajual Pelayanan yang diberikan setelah transaksi penjualan dapat menambah keyakinan konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Pelayanan purnajual yang dapat dilakukan antara lain dengan memberikan garansi, jasa reparasi atau servis. Pelatihan untuk tenaga operasional, dan kemudahan dalam memperoleh suku Tahap Meningkatkan Loyalitas Konsumen Perusahaan perlu memperoleh atau mempertahankan loyalitas konsumen. Hal ini dilakukan guna menjaga atau meningkatkan penjualan produk. Tahapan yang dapat dilakukan oleh tenaga penjual untuk mendapatkan loyalitas konsumen adalah sebagai berikut a. Opening Konsumen mengharapkan tenaga penjual berpenampilan seperti seorang pebisnis, baik dari penampilan maupun sikapnya. b. Need and problem identification Setiap penjula harus menegerti produk atau jasa yang dijualnya, serta memahami konsidi pembeli. c. Presentation Bertujuan menyadarkan konsumen akan keuntungan yang dapat diperoleh. d. Demonstration Bertujuan membuktikan keunggulan produk yang ditawarkan. Peragaan penggunaan produk atau demostrasi dibutuhkan agar konsumen mengetahui secara pasti produk yang ditawarkan. e. Deadling with objection Objection adalah suatu eksprsei yang menunjukkan kebingungan, keraguan, dan rasa tidak setuju kosumen atas informasi yang diberikan penjual. Penjual harus memiliki cara dan solusi dalam menangani hal ini. 26f. Negotiation Penjual dapat melakukan negosiasi dengan konsumen mengenai harga, persyaratan kredit, waktu pengiriman, atau hal-hal lain yang dapat menolong penjualan. g. Closing the sale Penjual sebaiknya menutup penjualan dengan rekap keuntungan yang didapaykan konsumen. Hal ini sebaiknya dilakukan agar muncul kepercayaan konsumen untuk melakukan repurchasing produk tersebut. h. Follow up Tahapan terakhir ini dilakukan untuk memastikan bahwa konsumen puas dengan pembelian yang dilakukan. Follow up dapat menunjukkan bahwa seorang penjual lebih mementingkan konsumen daripada hanya sebatas menjual produk Tugas Kelompok Personal selling merupakan interaksi yang melibatkan dua pihak atau lebih melalui tatap muka yang melibatkan pikiran serta emosi untuk mempromosikan atau melakukan penjualan. Personal selling menjadi alat promosi yang fleksibel karena dapat mengetahui langsung keinginan, motif, dan perilaku dari konsumen mengenai produk yang dtawarkan. Instruksi a. Buatlah kelompok dengan masing-masing kelompok beranggotakan 5 orang dan menyiapkan sebanyak dua jenis produk yang telah ditetapkan oleh guru. b. Lakukan persiapan penjualan dengan menentukan pasar yang akan dituju, keadaan persaig, pengetahuan produk yang akan dijual, prinsip penjualan, dan pengetahuan lain yang terkait dengan penjualan. c. Buatlah data tentang kebiasaan pembeli, kesukaan dan selera pembeli, barang-barang yang digunakan, dan respons konsumen terhadap produk yang ditawarkan. d. Lakukan penjualan dengan memikat atau menarik perhatian konsumen. e. Buatlah hasil laporan evaluasi berdasarkan kegiatan penjualan yang telah dilakukan. Presentasikan di depan kelas laporan tersebut. 27RANGKUMAN1. Personal selling adalah interaksi yang melibatkan dua orang atau lebih dengan tatap muka yang melibatkan pikiran serta emosi untuk mempromosikan atau melakukan Promosi penjualan merupakan usaha untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada publik terutama pelanggan mengenai keberadaan suatu produk atau Sifat yang harus ada saat terjadi personal selling yaitu personal confrontation, yaitu adanya hubungan yang hidup, langsung, dan interaktif antar 2 orang atau Tugas dari personal selling adalah mencari calon pembeli prospekting, personal selling setuju untuk mencari pelanggan bisnis baru yang kemudian dijadikan sebagai pelanggan bisnis potensial bagi Ada tiga bentuk dari personal selling, yaitu retail selling, field selling, dan executive selling. 28TES FORMATIFA. Pilihan Ganda Pilihlah jawaban yang paling benar! 1. Interaksi melibatkan dua pihak atau lebih dengan bertatap muka yang melibatkan pikiran dan emosi untuk mempromosikan atau melakukan penjualan disebut...... a. Superimposed b. Advertising c. Sales promotion d. Public relation e. Personal selling 2. Personal selling adalah interaksi langsung dengan satu atau lebih calon pembeli guna melakukan presentasi, menjawab, dan menerima pesan. Dari pengertian diatas, merupakan pengertian personal selling menurut.... a. Kotler dan Keller b. Basu Swasta c. Sutisna d. Mitchel e. Saladin 3. Personal selling berupaya untuk mencari pelanggan bisnis baru yang potensial bagi perusahaannya. Hal ini merupakan tugas personal selling yaitu..... a. Allocation b. Servising c. Prospecting d. Selling e. Communicating 4. Personal selling melakukan pelayanan kepada pelanggan bisnis, memberikan bantuan teknis, dan melakukan pengiriman. Hal ini merupakan tugas personal selling yaitu...... a. Allocation b. Servising 29c. Prospecting d. Selling e. Communicating5. Tenaga penjual yang melakukan penjualan di luar perusahaan dengan mendatangi konsumen dari rumah ke rumah atau dari perusahaan ke perusahaan lainnya disebut......... a. Information gathering b. Prospecting c. Executive selling d. Retail selling e. Field selling6. Hubungan yang dilakukan oleh pemimpin perusahaan dengan pemimpin perusahaan lainnya atau dengan pemerintah dengan tujuan melakukan penjualan disebut...... a. Information gathering b. Prospecting c. Retail selling d. Field selling e. Executive selling7. Situasi yang seolah-olah mengharuskan pelanggan untuk mendengar, memperhatikan, dan menanggapi Penjelasan diatas merupakan sifat-sifat dalam personal selling yang disebut... a. Konfrontasi Personal Personal Confrontation b. Pengembangan Cultivation c. Tanggapan Respone d. Salesmanship e. Negotiating8. Tahapan terakhir ini dilakukan untuk memastikan bahwa konsumen puas dengan pembelian yang dilakukan, disebut...... a. Close the sale b. Follow up c. Opening 30d. Presentation e. Demontration 9. Untuk mengetahui potensi permintaan dan penawaran terhadap suatu barang atau jasa, perlu dilakukan penelitian yang mendalam tentang....... a. Harga barang yang dijual b. Lokasi pemasaran c. Sifat pelanggan d. Permintaan dan jumlah pemasoknya e. Kualitas barang 10. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan bisnis ritel tentang produk yang jelas dan tepat. Pernyataan diatas adalah maksud dari..... a. Selling b. Communicating c. Attention d. Interst e. DesireB. Essay Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar! 1. Personal selling merupakan interaksi yang melibatkan dua pihak atau lebih dengan bertatap muka yang melibatkan pikiran serta emosi untuk mempromosikan atau melakukan penjualan. Dari pengertian diatas, sebutkan tugas-tugas personal selling menurut Saladin yang Anda ketahui! 2. Personal selling merupakan salah satu alat promosi dalam bisnis ritel. Jelaskan yang dimaksud dengan personal selling! 3. Mengapa di dalam memasarkan produk baru dibutuhkan seorang personal selling? Jelaskan pendapat Anda mengenai hal tersebut! 31KUNCI JAWABANA. Pilihan GandaNo Jawaban No Jawaban1. C 6. E2. A 7. D3. E 8. C4. D 9. A5. B 10. BB. Essay 1. Tugas-tugas personal selling menurut Saladin yaitu a. Mencari calon pembeli prospecting b. Komunikasi communicating c. Penjualan selling d. Mengumpulkan informasi information gathering e. Pelayanan servicing f. Pengalokasian allocation 2. Personal selling adalah interaksi yang melibatkan dua orang atau lebih dengan tatap muka yang melibatkan pikiran serta emosi untuk mempromosikan atau melakukan penjualan. 3. Di dalam memasarkan produk baru dibutuhkan seorang personal selling karena metode personal selling memungkinkan penjual menjadi orang pertama yang mengetahui adanya pesaing baru atau strategi baru pesaing. Dengan bertatap muka langsung dengan konsumen, penjual dapat langsung mengetahui produk yang disenangi dan dibutuhkan konsumen atau bahkan produk yang kurang mendapat minat konsumen. 32PENILAIANUntuk pilihan ganda = Jawaban benar x 1 = 10 x 1 = 10Untuk EssayNo Keterangan Skor 301. a. Siswa mampu menyebutkan tugas personal selling 25 menurut Saladin dengan benar 5 0 b. Siswa kurang benar dalam menyebutkan tugas 30 personal selling menurut Saladin 25 5 c. Siswa tidak mampu menyebutkan tugas personal 0 selling menurut Saladin 30 25 d. Tidak menjawab 5 02. a. Siswa mampu menjelaskan pengertian personal 90 selling dengan benar b. Siswa kurang benar dalam menjelaskan pengertian personal selling c. Siswa tidak mampu menjelaskan pengertian personal selling d. Tidak menjawab3. a. Siswa mampu menganalisis kasus tentang personal selling/ memberikan pendapat dengan benar b. Siswa kurang benar dalam menganalisis kasus tentang personal selling/ memberikan pendapat c. Siswa tidak mampu menganalisis kasus tentang personal selling/ memberikan pendapat d. Tidak menjawab Total maksimal essayNilai Akhir Maksimal = jumlah nilai pilihan ganda + jumlah nilai essay = 10 + 90 = 100 33Tujuan PembelajaranSetelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu 1. Mengidentifikasi pengertian promosi penjualan 2. Mengidentifikasi tujuan promosi penjualan 3. Menganalisis alat-alat promosi penjualan 4. Menganalisis bauran promosi 5. Menganalisis sarana dan atribut promosi penjualan 34PETA KONSEP 35A. Uraian Materi 1. Pengertian Sales Promotion/Promosi Penjualan Sales promotion merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Promosi penjualan pada hakikatnya adalah semua kegiatan yang dimaksudkann untuk menyampaikan atau mengkomunikasikan suatu produk atau jasa kepada pasar sasaran untuk segera melakukan suatu tindakan. Di bawah ini beberapa pengertian sales promotion menurut para ahli Menurut Kotler 2005298 sales promotion adalah “berbagai kumpulan alat-alat insentif, yang sebagian besar berjangka pendek, yang dirancang untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu dengan cepat dan lebih besar oleh konsumen atau pedagang”. Sedangkan sales promotion menurut Utami 2008134 adalah “dorongan jangka pendek untuk pembelian atau penjualan suatu produk atau jasa”. Dari definisi-definisi diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa promosi penjualan adalah usaha untuk menginformasikan atau menawarkan produk atau jasa dengan tujuan menarik dan meyakinkan calon konsumen untuk membeli atau mengonsumsinya. 2. Tujuan Sales Promotion Tujuan yang diharapkan dari adanya promosi yang dilakukan perusahaan ritel diantaranya adalah sebagai berikut a. Mengenalkan produk baru b. Menarik pembeli baru 36c. Meningkatkan perputaran inventori persediaan barang dagangan d. Mengurangi over stock e. Meningkatkan sales performance f. Meningkatkan loyalitas pelanggan3. Alat-alat Promosi Penjualan Menurut Kotler 2005301 menyatakan bahwa alat-alat sales promotion terdiri atas a. Sampel, yaitu sejumlah produk gratis yang ditawarkan kepada konsumen. b. Kupon, yaitu sertifikat potongan harga yang diberikan kepada pembeli. c. Tawaran pengembalian uang rabat, yaitu tawaran untuk mengembalikan sebagian uang pembeli setelah pembelian terjadi. Alat promosi ini bisa dilakukan oleh konsumen yang telah mengirimkan bukti pembelian ke perusahaan manufaktur. Metode ini juga sering disebut cashback. d. Paket harga transaksi potongan harga/diskon, yaitu menawarkan harga yang lebih hemat kepada konsumen. e. Premium hadiah pemberian, yaitu barang yang ditawarkan secara cuma-cuma dengan harga sangat miring sebagai insentif atas pembelian suatu produk. f. Program frekuensi, yaitu program yang memberikan imbalan terkait dengan frekuensi konsumen dalam membeli produk atau jasa perusahaan tersebut. g. Kontes, undian, dan permainan yaitu kegiatan promosi yang memberikan konsumen peluang untuk memenangkan sesuatu seperti uang tunai, perjalanan, atau barang, entah dengan keberuntunagn atau dengan usaha ekstra. h. Imbalan berlangganan, yaitu uang tunai atau hadiah lain yang ditawarkan bagi pengguna yang melakukan pembelian suatu produk atau jasa berulang kali. 37i. Penguji, yaitu calon pembeli menguji coba produk tanpa biaya dengan harapan mereka akan kembali. j. Garansi produk, yaitu janji eksplisit atau implisit penjual bahwa produk tersebut akan bekerja sebagaimana telah ditemtukan. k. Promosi bersama, yaitu dua atau lebih merek perusahaan bekerja sama dengan kupon, pengembalian uang, dan kontes untuk meningkatkan daya tarik. l. Promosi silang, yaitu menggunakan suatu merek untuk mengiklankan merek lain yang tidak bersaing. m. Point of purchase, yaitu display atau peragaan yang berlangsung di tempat pembayaran atau Bauran promosi Bauran promosi merupakan salah satu bagian dari proses kegiatan komunikasi karena dengan adanya promosi dapat memberikan informasi dan menyampaikan pesan kepada konsumen tentang keberadaan suatu produk yang dapat memudahkan kebutuhannya, meliputi bentuk produk, kegunaan produk, mutu produk, harga, serta tempat di mana produk tersebut dapat dibeli oleh konsumen. Dengan demikian, bauran promosi adalah alat atau cara yang digunakan oleh perusahaan untuk memasarkan produknya kepada konsumen. Faktor yang mempengaruhi bauran promosi a. Penentuan target pasar Setiap segmentasi pasar memiliki spesifikasi dan membutuhkan layanan yang berbeda. Beberapa macam sifat yang mempengaruhi bauran promosi yaitu luas pasar secara geografis, konsentrasi pasar, dan macam pembeli. b. Produk yang dipromosikan Produk yang dipromosikan juga memiliki spesifikasi dan pangsa pasar yang berbeda. c. Strategi dorong dan tarik 38Bauran promosi sangat dipengaruhi oleh cara perusahaan menggunakan dua strategi yaitu 1 Strategi dorong push strategy yaitu strategi promosi yang menggunakan tenaga penjual dan promosi perdagangan untuk mendorong produk lewat saluran distribusi. 2 Strategi tarik pull strategy yaitu Strategi promosi yang menggunakan banyak biaya untuk periklanan dan promosi konsumen demi memupuk permintaan konsumen. d. Tahap kesiapan pembeli Alat promosi memberikan pengaruh bervariasi untuk tahap kesiapan pembeli yang berbeda-beda. e. Tahapan siklus perkembangan produk Tahapan siklus kehidupan produk yaitu taghap perkenalan introduction, pertumbuhan growth, kedewasaan maturity, dan kemunduran decline.5. Sarana dan Atribut Promosi a Sarana promosi Sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud dan tujuan. Sedangkan sarana promosi adalah fasilitas atau tempat pendukung program promosi yang disediakan oleh perusahaan. Beberapa sarana promosi yang digunakan oleh perusahaan ritel diantaranya sebagai berikut 1 Gondola Adalah rak yang digunaka untuk mengekspos produk atau new item. 2 Wingstack Adalah rak non-regular yang terletak pada sisi kanan/kiri gondola yang digunakan untuk display produk berukuran kecil sehigga daoat terlihat oleh customer. 3 LCD 39Adalah sarana promosi berupa layar monitor yang digunakan untuk menginfokan aneka produk dan layanan toko berupa media promosi berformat audia dan visual. 4 Chiller Merupakan rak non-reguler yang dikhususkan untuk produk minuman dengan penyajian bersuhu dingin. 5 Pillar Merupakan sarana promosi yang diletakkan di tiang-tiang penyangga toko yang memiliki fungsi ganda sebagai sarana mempercantik tampilan toko. 6 Standing rack Yaitu rak portabel yang dapat dibongkar dan dipindahkan dengan mudah. 7 Mini dispenser Yaitu sebuah sarana promosi portabel yang banyak digunakna untuk promosi varian produk terbaru, misal produk rokok. 8 Back wall Yaitu rak display khusus yang terletak di belakang meja kasir untuk memajang produk bernnilai mahal, misalnya susu formula kemasan Atribut promosi Yaitu perlengkapan pendukung dalam setiap program promosi yang sedang berjalan dan berfungsi untuk memberi informasi kepada konsumen. Beberapa atribut promosi yang sering digunakan perusahaan ritel adalah brosur, umbul-umbul, tanding POP, shelf talker, ambalan dan vertical banner. 40 - Saat beriklan, kita memang perlu menggunakan bahasa iklan yang tepat. Yang mana, bahasa iklan yang digunakan harus menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, sopan, dan disebut juga sebagai pesan yang disampaikan kepada masyarakat konsumen baik secara lisan maupun tulisan. Pada dasarnya terdapat dua jenis iklan, yakni iklan komersial dan iklan layanan masyarakat. Iklan komersial dibuat dengan maksud sebagai sarana komunikasi kepada banyak orang agar mereka tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Sementara itu, iklan layanan masyarakat biasanya dibuat atas permintaan pemerintah atau lembaga untuk memberikan informasi atau pemberitahuan mengenai suatu hal. Menurut e-modul Iklan Menarik Produk Laris, iklan memiliki beberapa ciri umum, di antaranya yakni informatif, komunikatif, menggunakan bahasa yang singkat dan padat, serta menggunakan gambar yang menarik. Sedangkan, dalam e-modul Pengantar Pengiklanan, disebutkan juga terkait syarat-syarat iklan yang baik, di antaranya Dari segi bahasa iklan, iklan harus menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, sopan, dan logis. Majas yang digunakan dalam iklan besifatsugestif. Iklan disusun secara singkat dan menonjolkan bagian-bagian yang dipentingkan Dari segi isi iklan, iklan harus objektif dan jujur, singkat dan jelas, tidak menyinggung golongan tertentu atau produsen lain, serta menarik perhatian banyak orang Tujuan Utama Iklan Seiring dengan kemajuan teknologi, fungsi dan tujuan iklan bertambah luas menyesuaikan keperluan hidup masyarakat. Dilansir dari laman iklan memiliki tiga tujuan utama sebagai berikut a. Informing Menginformasikan pelanggan mengenai keberadaan suatu produk baru. Memperkenalkan cara pemakaian baru dari produk tertentu. Menyampaikan perubahan harga kepada pelanggan. Menjelaskan cara kerja suatu produk. Meluruskan kesan yang keliru. Membangun citra perusahaan. b. Persuasing Membentuk pilihan produk atau merek. Mengalihkan pilihan ke produk tertentu. Mengubah persepsi pelanggan terhadap atribut produk. Mendorong calon pelanggan untuk melakukan pembelian. c. Reminding Mengingatkan pelanggan akan tempat-tempat pembayaran listrik. Mengingatkan pelanggan untuk menggunakan listrik secara hemat. Membuat pelanggan tetap ingat walau tidak ada kampanye iklan layanan masyarakat. Struktur Pembentuk Iklan Agar dapat membuat iklan yang baik dan mencapai tujuannya, iklan yang baik memiliki beberapa kriteria yang harus dipenuhi, dan salah satunya adalah struktur pembentuk iklan, di antaranya adalah Sumber adalah pemasang iklan, yang berinisatif, dan penyandang dana dari pemasangan suatu iklan. Pesan adalah informasi yang disampaikan. Wujudnya bisa berupa pesan verbal dan pesan nonverbal. Media adalah sarana yang digunakan, misalnya media cetak, elektronik, dan saranasaran lainnya. Penerima adalah individu atau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran atau objek iklan. Efek adalah perubahan yang terjadi pada diri penerima, baik itu dalam aspek sikap, pola pikir, perilaku, kebiasaan, dan pola hidup. Syarat Bahasa Iklan Bahasa pada iklan juga perlu diperhatikan agar dapat menghasilkan iklan yang berkualitas. E-modul Bahasa Indonesia Tema 9 menuliskan bahwa iklan yang baik memiliki beberapa syarat kebahasaan berikut Bersifat imperatif, yakni permintaan, ajakan, dorongan, atau larangan. Adapun kalimat imperatif itu sendiri ditandai oleh kata-kata seperti temukan, rasakan, wujudkan, nyatakan, nikmati, ayo, dan lain-lain. Menggunakan bahasa sederhana, mudah diingat, dan mudah pula dipahami. Kalimat yang panjang, dan berbelit-belit, selalu dihindari dalam iklan. Justru bahasa yang akrab di tengah-tengah khalayak itulah yang sering digunakan untuk kesan positif tentang produk yang ditawarkan. Pilihan kata yang berima dan memiliki banyak persamaan bunyi juga merupakan pilihan penting di dalam bahasa iklan. Selanjutnya, dalam pembuatan iklan juga perlu diperhatikan struktur-struktur bahasa iklan. Tampak pada sebuah iklan yang runtut memiliki struktur berikut Pengenalan produk. Bagian ini dapat pula disebut sebagai judul teks. Pernyataan persuatif, berisi pernyataan yang mendorong pembaca atau pendengar berbuat sesuatu. Bagian ini biasanya berupa pernyataan tentang kelebihan produk yang ditawarkan. Baca juga Mengenal Apa itu Iklan Serta Tujuannya Informasi dan Persuasi Apa itu Iklan & Bagaimana Ciri, Tujuan hingga Polanya? Menghilangkan Pop-up Iklan dan Malware pada Google Chrome - Pendidikan Kontributor Nirmala Eka MaharaniPenulis Nirmala Eka MaharaniEditor Maria Ulfa Mengenal Iklan Advertorial Tips dan Trik membuatnya Iklan dalam bentuk advertorial belakangan ini semakin banyak digunakan oleh para pelaku usaha untuk memikat pasar dengan cara yang lebih halus. Karena hal itu banyak bermunculan penyedia jasa penulisan iklan advertorial untuk memenuhi kebutuhan pelaku pertanyaanya adalah apa itu pengertian iklan advertorial? Apa itu Iklan Advertorial? Iklan advertorial adalah bentuk periklanan yang disajikan dengan menggunakan gaya penulisan jurnalistik yang lebh halus. Yang artinya menggunakan pola enam unsur berita, yaitu 5W+1H. Seperti pada penulisan straight news dan depth news atau feature. Bentuk iklan ini disetiap media massa bisa berbeda, bergantung pada gaya penulisan dan format tata letak yang berlaku pada media masing-masing. Dapat dikatakan bahwa iklan advertorial adalah iklan dalam bentuk pemberitaan, atau bisa juga disebut sebagai pemberitaan yang bernafaskan nilai-nilai iklan. Karena iklan ini merupakan bentuk ikan yang halus maka sedikit sulit membedakan mana berita yang asli dan mana yang merupakan advertorial. Untuk mengetahui mana advertorial dan mana berita, perhatikan pada bagian akhir kalimat. Berikut ini kode atau tanda yang biasa digunakan untuk membedakan penulisan berita yang ditulis oleh wartawan redaksi, press release dan advertorial ays, kode ini menunjukan bahwa penulisnya adalah staff redaksi wartawan yang berininsial “ays” antara/ays, kode ini menunjukkan bahwa penulisnya adalah staff redaksi berininsial “ays” dengan menggunakan bahan yang dipperoleh sendiri, ditambah dari sumber kantor berita antara. B11, kode tersebut menunjukan bahwa penulisnya adalah staff redaksi yang namanya hanya diketahui oleh kalangan intern redaksi. Namun,pada beberapa media kode ini dapat dilihat dalam susunan redaksi. * atau q, tanda ini biasanya digunakan pada berita yang berasal dari pressrelease yang dikirimkan oleh kalangan nonredaksi. adv kode ini menunjukan bentuk penulisan advertorial. “adv” sendiri merupakan singkatan dari advertorial. Untuk menegaskan perbedaan antara berita dengan advertorial, media-media besar tak hanya mencantumkan kode atau tanda seperti disebutkan tadi. Harian kompas misalnya, member nama “iklan” pada bagian atas sebelum judul advertorial. Baca Juga Tips Membuat Iklan Advertorial Untuk Strategi Pemasaran Fungsi dan Tujuan Iklan Advertorial Iklan advertorial berfungsi untuk menyatukan informasi dan pesan dengan menggunakan bahasa yang halus. Disamping itu pembahasan disampaikan dengan jelas, tegas, dan mudah dipahami masyarakat. Berdasarkan teori kebutuhan yang dilontarkan seorang psikolog social Abraham Maslow, kata-kata yang disampaikan bukan hanya sekedar untuk meyakinkan, tetapi harus mampu menggoda perhatian. Yang paling penting adalah pesan yang disampaikan juga harus mampu menciptakan kebutuhan bagi masyarakat. Dalam hal ini, pesan yang disampaikan harus mampu meyakinkan calon investor akan kebutuhan untuk menanamkan modal. Jenis dan Sifat Iklan Advertorial Jenis advertorial dapat dibedakan berdasarkan materi yang disampaikan dalam penulisannya. Secara garis besar, jenis iklan advertorial dibagi menjadi Iklan Produk Jenis ini dalam penulisannya banyak menyajikan pembahasan mengenai produk yang akan dipasarkan. Topik pembahasan bisa tentang merk, jenis, kualitas dan membahas celana jeans model terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan merk terkenal. Iklan Jasa Jenis iklan ini dalam penulisannya banyak menyajikan pembahasan mengenai jasa yang ditawarkan pada khalayak. Topik pembahasannya bisatentang jenis atau kualitas pelayanan yang disediakan oleh perusahaan penyedia jasa. Misalnya, membahas kualitas layanan penyedia jasa ekspedisi. Iklan Korporat atau Perusahaan Jenis iklan ini dalam pembahasannya banyak menyajikan mengenai eksistensi suatu perusahaan. Baik swasta maupun milik pemerintah. Topik pembahasannya biasanya mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan olehperusahaan yang bersangkutan. Iklan Pemerintahan Jenis iklan ini dalam penulisannya banyak menyajikan pembahasan mengenai aktivitas di seputar pemerintahan. Sifat yang terkandung dalam iklan advertorial antara lain informatif, eksplanatif, interpretatif, persuasif, argumentatif, influentatif dan eksploratif. Teknik Membuat Iklan Advertorial Teknik dalam penulisan iklan advertorial antara lain adalah Persiapan Penulisan Pada tahap ini, biasanya diawali dengan pencarian ide atau gagasan,menguji ide, memilih topik, pengumpulan data, dan membuat kerangkakarangan. Pelaksanaan Penulisan Pelaksanaan penulisan baru dilakukan setelah ide dan topic ditetapkan,serta bahan dan data penunjang terkumpul Perbaikan atau Editing Dalam setiap penulisan, perbaikan mutlak diperlukan. Editing bergunauntuk mengetahui kemungkinan-kemungkinan kesalahan dalampengetikan, penulisan gramatika dan relevansi data. Menetapkan Judul Judul merupakan identitas penulisan. tanpa judul, bila diibaratkan denganmanusia yang tanpa nama, tulisan menjadi sesuatu yang anonim. Konsep Iklan Advertorial Bagaimana konsep pembuatan iklan advertorial? Berikut beberapa panduan dalam mengkonsep sebuah iklan advertorial. Format artikel relatif ringan Biasanya berita atau artikel advertorial sengaja ditulis untuk menjadi informasi selingan dalam sebuah muatan blog, majalah atau surat kabar. Itu sebabnya formatnya harus ringan, tidak terlalu panjang dengan muatan bahasan yang tidak terlalu padat. Karena ketika tulisan menjadi terlalu padat dan berat, maka pesan utama dari iklan advertorial tidak akan tersampaikan dan akhirnya pembaca hanya akan dibuat pusing oleh materi tulisan. Sampaikan dalam bahasa editorial Buat tulisan dalam format layaknya sebuah berita atau artikel Anda buat. Justru Anda perlu menyampaikan informasi secara tulus untuk membuat pembaca mendapatkan informasi mengenai manfaat produk. Buat pembaca tidak sepenuhnya merasa artikel ini sebenarnya hanya sekedar iklan. Hindari bahasa pemasaran langsung Bahasa pemasaran langsung yang penuh bujukan frontal seperti “segera dapatkan”, “beli sekarang juga” dan sejenisnya bukan bahasa layak dalam iklan advertorial. Yang perlu dilakukan adalah curi perhatian pembaca dengan judul yang membuat mereka berpikir artikel ini akan sarat informasi dan giring opini pembaca secara eksplisit untuk menyukai produk atau perusahaan bersangkutan dengan penutupan yang sedikit menggugah. Baca Juga Pentingnya Strategi Marketing Omnichannel untuk Bisnis Ritel Anatomi Iklan Advertorial Advertorial merupakan iklan dalam bentuk pemberitaan, maka dalampenyajian pun menggunakan tekhnik penulisan yang lazim digunakan dunia jurnalistik, yakni straight news, depth news, atau feature. Berikut ini adalah anatomipenulisan features Intro Intro dalam gaya penulisan feature merupakan kunci untuk menghasilkan tulisanyang baik. Secara garis besar intro mempunyai fungsi untuk menarik perhatianpembaca kepada tulisan itu, dan membuat ancang-ancang dalam penulisan bahanyang sudah diperoleh. Disamping itu, untuk mencengangkan atau mengejutkan pembaca, menggelitik rasa ingin tahu, menggugah khayalan pembaca, atau memberitahukan secara singkat peristiwa kepada pembaca. Tubuh Karangan Ada beberapa pola yang dapat digunakan untuk menyusun dan memperinciinformasi pendukung teras karangan antara lain pola sebagai berikut Tematik, yakni setiap paragraf memberikan penegasan kembali pada apa yang telah diuraikan dalam intro Spiral, adalah setiap paragraf merinci apa yang ditulis dalam paragraf sebelumnya. Blok, yakni setiap paragraf berisi informasi yang oada dasarnya berdiri sendiri. Penutup Karangan Berbeda dengan iklan advertorial bergaya straight news atau depth news. Gaya penulisan feature mirip dengan artikel. Kemiripan tersebut adalah pada bagian akhir karangan harus mempunyai bagian penutup sebagai klimaks. Struktur Penulisan Penulisan dengan gaya feature dapat menggunakan struktur piramidaterbalik, piramida atau piramida kronologis. Jembatan Kalimat Pada setiap struktur penulisan selalu ada jembatan kalimat untuk mempermanis peralihan dari teras ke tubuh, dari tubuh ke bagian penutup. Sehingga menjadi keseluruhan yang utuh. Dengan cara pengiklanan macam ini, pembaca tulisan atau artikel secara halus akan menerima informasi iklan terselubung ini sebagai informasi biasa layaknya membaca artikel. Pesan iklan akan tersampaikan dengan cara yang halus dan kadang tidak disadari pembaca. Di sisi lain, pembaca akan mendapat informasi lebih mengenai perusahaan atau produk yang tidak akan bisa Anda sampaikan hanya dengan sepotong iklan dalam space kotak kecil di sudut website. Setelah mengetahui bagaimana bisnis Anda dapat tersampaikan dengan baik kepada konsumen menggunakan iklan advertorial, tentu Anda juga perlu memikirkan bagaimana transaksi Anda dengan vendor iklan dapat terekam dengan mudah dan cepat. Salah satunya adalah menggunakan Jurnal by Mekari. Jurnal adalah software untuk industri dan bisnis nomor satu yang saat ini banyak digunakan baik perusahaan startup maupun perusahaan yang sudah mandiri. Coba aplikasi accounting dari Jurnal sekarang!

bahasa dalam pembuatan iklan ritel haruslah